Soft Launching Novel The Casual Vacancy Karya JK Rowling

1354308867909228357
MC Chacha, Mas Tyas, Ayu IndoHogwarts dan Ayu IndoHarryPotter

Waktu di Kompasianival 17 November 2012, Komunitas KoplakYoBand membagikan banyak buku fiksi keren sebagai hadiah kuis. Salah satu hadiah utamanya adalah novel karya JK Rowling yang paling baru, yaitu The Casual Vacancy (TCV). Buku TCV ini di Inggris baru saja diluncurkan, tepatnya tanggal 27 September 2012. Dan saat Kompasianival kemarin itu, cetakan buku terjemahan bahasa Indonesianya belum jadi, sehingga pemenang kuis utama, Pongky Rangkat, hanya mendapatkan keterangan nantinya buku TCV akan dikirim ke alamatnya.

Selamat untuk Pongky dengan hadiah utamanya, sebentar lagi saya akan kirim buku ke rumah ya. Bagi yang masih mau buku The Casual Vacancy (TCV) gratis, Fanpage TCV di Facebook mengadakan writing contest yang berhadiah 3 buku TCV. Aturan mainnya mudah, hanya menyebutkan dan menceritakan dalam 140 karakter tentang kota Pagford versi sendiri, jika kota tersebut ada di Indonesia. Writing Contest-nya hingga 20 Desember 2012. Cek deh infonya di sini atau ikuti obrolan twitternya di akun @CasualVacancyID.

 

1354244631400942925
Buku TCV edisi bahasa Indonesia, dan foto JK Rowling (http://www.thesundaytimes.co.uk/sto/business/Tech_and_Media/article1161439.ece)

Kemarin, hari Minggu, 25 November 2012, di Istora Senayan, Jakarta, di sela-sela Pameran Buku Indonesia Book Fair, dilakukan Soft Launching Peluncuran awal buku The Casual Vacancy ini. Saya hadir bersama Yayat, Miss G, Ria Tumimomor dan Nastiti Denny. Saya dan Yayat hadir mewakili KoplakYoBand, sementara Miss G, Ria dan Nastiti mewakili Kampung Fiksi. Pongky, sebagai pemenang kuis, tidak bisa hadir dikarenakan jauh dari lokasi.

Sudah kenal kan dengan penulisnya si JK Rowling? Dia itu penulis novel-novel Harry Potter, dan kini menjadi novelis milyuner berkat karya-karyanya tersebut. Serial fantasi Harry Potter telah laku ratusan juta kopi di seluruh dunia, dan menjadi buku serial yang paling tinggi penjualannya, hingga 450 juta kopi buku.

Genre novel TCV ini berbeda dengan genre fantasi Harry Potter. Ini novel pertama Rowling yang ditujukan untuk pembaca dewasa. Versi aslinya, TCV diterbitkan oleh penerbit Little, Brown and Company. Untuk versi terjemahan bahasa Indonesianya, TCV diterbitkan oleh Penerbit Qanita, yang masuk dalam grup Penerbit Mizan.

Nih bocoran sedikit sinopsisnya yang disarikan dari Penerbit Mizan :

Saat Barry Fairweather meninggal secara tiba-tiba di usia 40 tahun, kota kecil tempat tinggalnya, Pagford, dilanda keterkejutan.

Pagford sendiri adalah sebuah kota kecil yang tenang dengan alun-alun pasar berbatu dan sebuah biara kuno yang indah. Namun sebenarnya banyak rahasia yang tersembunyi di dalam kota tersebut.

Kesenjangan antara orang kaya dan miskin, anak-anak remaja yang tidak akur dengan orang tuanya, istri bertengkar dengan suaminya, guru yang juga terlibat perseteruan dengan muridnya. Pagford ternyata bukanlah kota yang tenang seperti kelihatannya.

Kepergian Barry dari pemerintahan di Pagford juga meninggalkan sebuah ‘peperangan’ terbesar di kota tersebut. Lantas siapa yang akan memenangkan pemilu yang dipenuhi oleh semangat, intrik, dan juga sebuah ‘mukjizat’ tak terduga di Pagford?

 

13543087011551071376
Pembacaan monolog Bab 1 novel TCV oleh Mbak Lisa

Acara soft launching diawali dengan monolog pembacaan Bab 1 oleh Mbak Lisa. Cukup lama pembacaan monolog ini. Namun lumayan untuk mengetahui sedikit bocoran dari isi buku tersebut. Selanjutnya ada talk-show yang menghadirkan Mas Tyas, Chief Editor Mizan Pustaka Penerbit Mizan, Mbak Ayu dari @Indoharrypotter dan Mbak Ayu dari @IndoHogwarts. Kedua wanita ini memang sama namanya, Ayu. Mereka perwakilan dari para penggemar JK Rowling dan Harry Potter. Mereka berdua saat itu belum selesai hingga tamat membaca TCV.

Menurut Mbak Ayu dari @IndoHogwart, gaya bahasa TCV lugas, mirip dengan gaya bahasa di novel Harry Potter, selalu membuat penasaran untuk membaca halaman berikutnya. Sedangkan menurut Mbak Ayu dari @Indoharrypotter, JK Rowling itu bisa memanfaatkan pengalaman sehari-harinya ke dalam tulisannya, dan banyak referensi yang digunakan Rowling untuk mendukung moral cerita yang dibentuknya.

Karena TCV telah diinfokan sebagai novel yang berbeda dengan novel Rowling sebelumnya, Harry Potter, maka saat ditanya ekspetasi yang diharapkan dalam membaca TCV, Ayu @IndoHarrypotter berharap esensi naskah terjemahannya seperti naskah aslinya, tidak terlalu jauh. Untuk itulah Ayu @IndoHogwarts masih suka membaca yang versi asli bahasa Inggrisnya, karena takut ada kehilangan esensi isi cerita.

Ayu @IndoHarrypotter menggambarkan JK Rowling sebagai seorang penulis yang hardworking, inspiratif, dan loyal sama pembacanya. Sementara Ayu @IndoHogwarts menggambarkan JK Rowling sebagai penulis yang imajinatif, punya tingkat sosial yang tinggi, dan cantik.

Mas Tyas bercerita, saat JK Rowling mengumumkan akan menerbitkan novel baru, semua penerbit di seluruh dunia sangat antusias untuk mengejar berita tersebut. Sehari setelahnya, Penerbit Mizan Pustaka menghubungi Penerbit Little, Brown and Company untuk mendapatkan lisensi terjemahan bahasa Indonesianya. Lelang yang diberikan untuk para penerbit di setiap negara sangatlah ketat, bahkan Penerbit Mizan Pustaka harus menawar dalam waktu yang tepat, kalau tidak, sebelum dan sesudah masa tawaran itu, tidak akan diterima.

Dalam penerjemahan pun, Mas Tyas menjelaskan, kesulitan terbesar adalah soal detail yang biasa dilakukan oleh JK Rowling. Satu kalimat bisa beranak-pinak menjadi kalimat panjang. Karena panjang, jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dikhawatirkan akan kehilangan fokus cerita. Kesulitan kedua adalah pengalihan budaya dan penerjemahan istilah-istilah khas dari Inggris.

Masih menurut Mas Tyas, selain imajinatif, JK Rowling mampu mengatur banyak karakter, menjaga semua sifat-sifat karakternya, serta bagus dalam pengamatan terhadap setting.

The Casual Vacancy ini diterjemahkan oleh satu tim penerjemah yang terdiri dari 3 orang. Judulnya sendiri diterjemahkan dengan “Perebutan Kursi Kosong.” Namun secara tersirat berarti tidak adanya sosok pemimpin yang diharapkan mampu memimpin kota. Isi cerita novel setebal 513 halaman ini sangat realis dan kontekstual, bahkan kehidupannya bisa ditemui di Indonesia.

 

13543085431383559802
Asyiiiik, dapet novel TCV gratis.

Rencananya mulai hari ini, 1 Desember 2012, novel TCV ini sudah tersedia di toko-toko buku di Jabodetabek dan Bandung. Di luar kota tersebut kemungkinan menyusul dalam waktu yang tidak lama.

Di halaman belakang novel TCV ini terdapat kode aktivasi. Kode ini rencananya akan digunakan untuk pengundian 50 novel TCV yang bertandatangan asli dari JK Rowling. Selain itu, Penerbit Qanita, Mizan, juga akan menyelenggarakan lomba review novel TCV dengan banyak hadiah. Oh ya, bagi yang mau menghadiri Grand Launching novel ini, silakan datang ke Toko Buku Gramedia Matraman pada tanggal 16 Desember 2012.

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=XiFFrXTRmZ0&w=540&h=350]

Laporan dari sumur @KoplakYoBand

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*