Latest

Wawacanda @KoplakYoBand di Kompasianival 2014 – Bagian 2

Nih ngelanjutin artikel sebelumnya di sini ya -> Wawacanda @KoplakYoBand di Kompasianival 2014 (Jelang #Kompasianival2015) – Bagian 1

Platform penulisan di Kompasiana sekarang ini ngga keren. Lebih keren yang dulu karena bisa embed video, baik dari Youtube, maupun dari Vimeo atau lainnya. Sepertinya juga ga bisa embed script lain, semisal embed tweet ataupun instagram, padahal itu bisa jadi modal penting di jurnalistik, selain (yang cuma bisa) pasang foto. :))

Jadi karena (sekali lagi) ngga bisa embed video dari Youtube, di sini cuma bisa kasih gambar-gambar yang kalo diklik mengarah ke Youtube-nya KoplakYoBand.

Eh, ngga boleh mengarahkan pembaca ke link luar ya? #eaaaa

Langsung aja, ya. Di video keempat berikut ini (yang 3 video sudah ada di artikel bagian pertama) adalah wawacanda koplaknya si Yayat aka Mrs Valen. Eh salah, Mrs Vale. :))  Nah si Yayat ini ngobrol ama Mas Dulkemit aka Kandar Tjakrawerdaja. Sekarang nama kerennya si Dulkemit ini adalah Zaki Iskandar. (Begitu nama keren???!! … )  (more…)

Wawacanda KoplakYoBand di Kompasianival 2014 (Jelang #Kompasianival2015) – Bagian 1

B = Desss, pak Jonan, Des!!

D = Hee?! (masih ngos-ngos-an gara-gara nyari spidol)

B = Ituuu. Buruan kejar.

D = (ngejar pak Jonan) Nanya apa, Beh?

B = Eee… anuu .. soal tidur ajaa, dia kan suka tidur di kereta.

D = Okehh!!

Dan Dessi pun nyegat Pak Jonan yang buru-buru mau pulang menuju ke tempat kerjanya. Eh, pak Jonan pun bersedia meluangkan waktunya untuk diajak wawacanda. Kamera dan segala kabel-kabel panjangnya ditarik ke depan gerbang Gedung Sasono TMII. Setelah itu langsung deh terjadi wawacandanya. Berhubung pewawacandanya (Dessi dan Yayat) itu cerdas-cerdas, terjadilah dialog-dialog panjang dalam wawacandanya. Hehehe.

Eh gitu tuh sekelumit cerita saat Koplak Yo Band nge-live streaming acara Kompasianival 2014, 22 November 2014. Hehe, maaf aja ya, berhubung ane kerja dan lagi banyak orderan (ngga nganggur) jadinya baru bisa upload hasil rekamannya. Itung-itung nostalgila lah menjelang #Kompasianival2015.

Video-video di bawah ini baru 3 ini yang di-upload di akun Youtube-nya KoplakYoBand. Itu pun yang hasil rekamannya bagus. Ada beberapa yang terputus di tengah-tengah ataupun suaranya kresek-kresek (bahkan hilang). Yah, namanya juga rekaman. Yang diutamakan saat live streaming kan jaringannya dan gambar yang distreaming, tidak terputus. Rekaman nomor ke sekian.

Nih video wawacandanya Dessi ama Pak Jonan -> https://www.youtube.com/watch?v=8f3uJrdABKQ

Berikut wawacandanya dengan Kang Pepih. Oh ya, video ini ada dua orang yang diwawacanda. Mulai menit 5.41, Dessi ngobrol dengan Kang Banu Astono, Vice Director of Community Affairs Kompas Group. Ngobrolin soal komunitas. Bagi yang berkecimpung dalam komunitas, apapun komunitas itu, baik komunitas yang jelas maupun yang ga jelas, silakan disimak. Bagus kok menurutku diskusinya. (more…)

Mau Touring? Ini Oli Yang Pas Untuk Touring

Gara-gara kunjungan ke pabrik PT Federal  Karyatama, yang memproduksi oli berkualitas “Spesialis Dingin” dengan merek Oli Federal, saya pun turut menjajal ketangguhan dan ke-spesialis-an oli Federal. Ngga tanggung-tanggung, oli yang saya pergunakan adalah oli sintetik Federal Supreme XX Racing dengan spesifikasi SAE 10W-40. Oli ini saya dapat dari goody-bag dari PT Federal Karyatama, namun yang ini kemasannya berwarna gold, bukan perak seperti yang ada di websitenya http://federaloil.co.id/product.

Motor yang saya gunakan sih jenis matic, Vario 150cc, dan jarak tempuh juga lumayan jauh, Setiabudi – Parung Kuda Sukabumi. Trek yang dilalui ini cukup menantang. Berboncengan dengan mantan pacar (yang kini jadi istri), motor lumayan saya jalankan di kecepatan 60-80 km/jam.  Tau kan jalur Sukabumi. Itu jalur yang lumayan menanjak, dan banyak klub-klub motor mengadakan turing di sana. Mereka mengambil jalur Sukabumi, selain untuk wisata, melepas lelah, juga untuk menjajal trek menanjak dan kelak-kelok jalur Sukabumi. Apalagi jalur ini juga terkenal macet. Kebayang kan, macet, bawa beban, dan menanjak. Paket komplit untuk menjajal ketangguhan oli Federal, untuk membuktikan apakah benar seperti yang dikatakan para penguji di Endurance Test Banda Aceh – Jakarta, bahwa oli yang digunakan, yang sama dengan yang saya gunakan, memang benar-benar spesial untuk turing. Apakah benar oli Federal Supreme XX Racing ini memang terbukti mengentengkan tarikan dan cocok untuk perjalanan jauh dengan rintangan macet dan tanjakan? (more…)

Kualitas Oli Itu Tercermin dari Perusahaannya

 

9 September 2015 kemarin, saya dan banyak kompasianer berkunjung ke pabrik oli Federal, tepatnya ke pabrik PT Federal Karyatama yang ada di kawasan industri Pulogadung, Jakarta. Dalam kunjungan ini kami bertatap muka dengan para petinggi PT Federal Karyatama, sekaligus melongok pabrik modernnya, yang sudah menggunakan sistem robot, untuk melihat lebih dekat proses fabrikasi oli bermerek Federal. Di hari itu juga kami mengikuti acara jumpa pers tentang kegiatan Endurance Test.

Para pemilik roda dua alias motor pasti tahu apa itu oli Federal, apalagi yang dulu punya motor bermerek Honda. Di setiap blok mesinnya, tepatnya di samping tutup olinya, pasti ada stiker atau lempengan yang bertuliskan “Motor ini menggunakan oli Federal” dan ada logo huruf “K” dari logo PT Federal Karyatama. Memang, oli Federal ini sudah dari dulu menjadi oli resmi untuk motor Honda, namun sekarang Honda sendiri sudah memproduksi oli sendiri, buatan AHM. Tapi kalau ditelusuri oli AHM ini diproduksi oleh siapa, ya nantinya akan berujung di grup yang sama, yaitu MPM, PT Mitra Pinasthika Mustika TBK.

MPM ini bukan grup perusahaan kecil, melainkan grup korporasi besar. Komisarisnya adalah Edwin Soeryadjaya, Milyuner urutan ke 1533 di dunia (menurut Forbes), dan urutan ke-26 di Indonesia. MPM grup, yang didirikan tahun 1987, ini punya banyak perusahaan di bawahnya, seperti distributor tunggal sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, serta penjualan suku cadang motor Honda, penjualan semua merek Nissan dan Datsun, pemimpin pasar oli dengan merek Federal, rental kendaraan besar, yang armadanya lebih dari 15ribu kendaraan, serta mengurusi juga soal finansial dan asuransi otomotif.

Yang pernah nyewa/rental mobil untuk perusahaannya, pasti tau MPM rental kan? Yang ngurusin motor Honda-nya ke bengkel, pasti tau kan spare-part orisinil itu buatan AHM ataupun Federal, karena ya memang harus memilih spare-part yang orisinil agar kendaraannya tetap awet dan ngga bermasalah di jalanan. Dan seperti tadi disebut di atas, oli resmi motor Honda dulunya pasti bermerek Federal. (more…)

Boriska, Anak Indigo, Yang Pernah Mampir Di Peradaban Lumiere (900.000 Sm) – Bagian Kedua

Lanjutan dari Sisi Lain Dari Boriska, Anak Indigo, Yang Mengaku Pernah Hidup Di Planet Mars (Bagian Pertama)

Melanjutkan cerita kenapa Boriska bisa dikagumi oleh ilmuwan dunia, termasukprofesor dan peneliti di Russian University bernama Gennady Belimov.planetx-hercolubus-nibiru.blogspot.com/2010/11/extraterrestrials-news-boriska-boy-from.html.

Selain bercerita tentang kehidupan masa lalunya di Planet Mars, Boriska juga pernah pergi ke bumi untuk penelitian. Dia menerbangkan sendiri pesawat luar angkasanya. Ini terjadi saat adanya peradaban Lumiere. Boriska juga mengakui pernah berteman dengan seorang bangsa Lemurie yang mati terbunuh di depan matanya.

Teman-teman Mindtalk.mindtalk.com mungkin sudah ada yang tahu cerita tentang Peradaban Lumiere, ya. Oke, di sini saya akan sedikit cerita tentang Lumiere (bukan Limoliya, seperti yang @elzanisa tulis di artikel Borischa, Anak Yang Berasal Dari Mars!!!.mindtalk.com/#!/post/4e3e2064bf866c1d13001485)

Lumiere adalah suatu peradaban jaman dahulu, terletak di Pasifik Selatan, antara Amerika Utara dengan Asia/Australia. Lumiere juga disebut-sebut merujuk pada Benua Mu, atau Motherland. Peradaban Lumiere muncul sebelum peradaban Atlantis, yaitu antara tahun 900.000 tahun sebelum Masehi hingga 25.000 sebelum Masehi. Sementara peradaban Atlantis muncul antara 400.000 SM hingga 10.000 SM.

K8wp1l jpg

Yang keren dari Bangsa Lumiere adalah mereka berkomunikasi menggunakan telepati, dan ada guru India menyebutkan kalau bangsa Lumiere itu bangsa yang sangat maju.

(more…)